aahhh…. AREMANIA.. (lagi..)
bumi itu bulat..
bola itu bulat…
(ya iyalah…)
jadi ketika peluit kick off di mulai, berarti saatnya untuk menguras tenaga dan pikiran untuk memenangkan pertandingan.
yang jadi pemain menyerang (striker) yang harus jeli bikin gol, jangan melempem, jangan malas, harus kreatif dan berani duel. songsong bola umpan crossing dari kanan dan kiri, lakukan gerakan tipuan, kecoh kiper lawan.. kalau perlu bikin tendangan salto atau akrobatik lain..
yang jadi pemain tengah (midfielder) ya harus smart, pandai atur serangan, jeli dalam memberikan umpan, daya jelajah juga harus tinggi, berani duel, siap menyerang dan bertahan, siapkan tendangan geledek, dan juga dribling lewati pemain-pemain lawan bahkan bantu bikin gol jika para penyerang di ‘marking’ ketat.
trus pemain bertahan (defender) harus kokoh, tegar, tidak mudah panik, konsentrasi, pandai membaca alur serangan, siap duel udara, tanpa kompromi, juga siap bikin gol dari ’set piece’..
penjaga gawang (kiper) jelas orang yang ‘ringan’ pandai membaca pergerakan lawan, selalu waspada, siap duel, berani, dan tidak cengeng..
nah masih ada juga yang lain….
begitu kick off dimulai…, maka…
pelatih (coach) harus bisa mengatur ulang strategi, menerapkan hasil latihan, mengambil keputusan untuk formasi dan pergantian pemain, angkat motivasi team, fokus untuk memenangkan pertandingan.
trus yang lain… masih ada
Manajer Team,
Tukang Pijit,
Tim Medis,
Anak Gawang,
Pemain Cadangan,
Komentator,
sampai…
Pawang Hujan.
semuanya memiliki kerjaan masing masing, dan tentu saja targetnya adalah
“MENYELESAIKAN KERJAAN/TUGAS DENGAN SEBAIK-BAIKNYA”
gitu dech…….
eit…
tunggu dulu…
apa hubungannya ama judul..??
o ya, dari semua elemen pertandingan itu, yang perlu di tinjau kembali tugasnya adalah
SUPORTER dan WASIT
SUPORTER (supporter) seharusnya bertugas
memberikan semangat, tidak memberikan (baca: melempar) botol plastik ke lapangan.
membakar motivasi pemain, tidak membakar barang-barang maupun media promosi sponsor
bernyanyi dengan lantang, tidak mencaci maki orang lain dengan emosi
siap menerima kemenangan dan kekalahan, tidak menerima keputusan dengan main hakim sendiri
WASIT (referee) seharusnya bertugas
menjadi pengadil yang baik
memimpin pertandingan dengan fair
berlaku jujur
tegas
bersih hati
tanpa tendeng aling-aling
tidak seperti saat memimpin pertandingan AREMA vs PKT BONTANG kemaren.
ah..
sudahlah..
untung saat ini saya sedang puasa..
kalau tidak….
mungkin tulisan ini cuman bertuliskan…
WASIT JAN**K