yaa.. menurutku.. begini..

tentang..semuanya saja..

apakah dalam 1 hari, besok, Indonesia akan berubah…??

tinggalkan komentar »

Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah,
Tokek, Tidak,
Tokek, Berubah….

BERUBAH JADI TOKEK….

sudahlah, kalau pola hidup dan system kehidupan serta mental bangsa stagnan seperti ini,

yaaa tolong saudara-saudara jangan bermimpi untuk 1 perubahan yang signifikan..

*mari.. semuanya.. kita bobo lagi saja…

Written by justjohan

Juli 7, 2009 at 11:16 am

Ditulis dalam hari ini

mulai

tinggalkan komentar »

tanggal ENAM bulan JULI tahun DUA RIBU SEMBILAN…
pukul DUA BELAS lebih TIGA PULUH TIGA menit..

aku akan mencoba ‘berlari’ kembali…

run

Written by justjohan

Juli 6, 2009 at 5:41 am

Ditulis dalam Uncategorized

If you’re not the one

tinggalkan komentar »

If you’re not the one
by Daniel Bedingfield

If you’re not the one then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?

I never know what the future brings,
but I know you are here with me now,
We’ll make it through,
and I hope you are the one I share my life with

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand,
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
If you’re not for me then why do i dream of you as my wife?

I don’t know why you’re so far away,
But I know that this much is true,
We’ll make it through,
And I hope you are the one I share my life with,
And I wish that you could be the one I die with,
And I pray in you’re the one I build my home with,
I hope I love you all my life

I don’t wanna run away but I can’t take it , I don’t understand,
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

‘Cause I miss you body and soul so strong that it takes my breath away,
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today,
‘Cause I love you, whether it’s wrong or right,
And though I can’t be with you tonight,
You know my heart is by your side

I don’t wanna run away but I can’t take it,
I dont understand,
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way I can stay in your arms?

————————————————-
sungguh romantis….
lagu ini memang untuk dirimu yang sedang dibuai dalam mimpi indah
mimpi yang akan menggiringmu dalam ‘kisah cinta berdua’
atau mungkin dalam perjanjian suci untuk menghabiskan umur bersama.

yaaaaaahhh….
dibalik keanggunan lirik lagu ini…
aku harus mengakui, betapa aku butuh dia…
sebagai matahari di kebutaan arah langkahku
sebagai lilin di tengah kegelapan
sebagai cahaya dalam dingin semesta..

(itulah indahnya jatuh cinta, silakan mencoba… :) )

*re-post untuk mengingat aulia dan jihan

Written by justjohan

September 16, 2008 at 3:32 am

Ditulis dalam hari ini, kenapa hayoo....

aahhh…. AREMANIA.. (lagi..)

tinggalkan komentar »

bumi itu bulat..

bola itu bulat…

(ya iyalah…)

jadi ketika peluit kick off di mulai, berarti saatnya untuk menguras tenaga dan pikiran untuk memenangkan pertandingan.

yang jadi pemain menyerang (striker) yang harus jeli bikin gol, jangan melempem, jangan malas, harus kreatif dan berani duel. songsong bola umpan crossing dari kanan dan kiri, lakukan gerakan tipuan, kecoh kiper lawan.. kalau perlu bikin tendangan salto atau akrobatik lain..

yang jadi pemain tengah (midfielder) ya harus smart, pandai atur serangan, jeli dalam memberikan umpan, daya jelajah juga harus tinggi, berani duel, siap menyerang dan bertahan, siapkan tendangan geledek, dan juga dribling lewati pemain-pemain lawan bahkan bantu bikin gol jika para penyerang di ‘marking’ ketat.

trus pemain bertahan (defender) harus kokoh, tegar, tidak mudah panik, konsentrasi, pandai membaca alur serangan, siap duel udara, tanpa kompromi, juga siap bikin gol dari ’set piece’..

penjaga gawang (kiper) jelas orang yang ‘ringan’ pandai membaca pergerakan lawan, selalu waspada, siap duel, berani, dan tidak cengeng..

nah masih ada juga yang lain….

begitu kick off dimulai…, maka…

pelatih (coach) harus bisa mengatur ulang strategi, menerapkan hasil latihan, mengambil keputusan untuk formasi dan pergantian pemain, angkat motivasi team, fokus untuk memenangkan pertandingan.

trus yang lain… masih ada

Manajer Team,

Tukang Pijit,

Tim Medis,

Anak Gawang,

Pemain Cadangan,

Komentator,

sampai…

Pawang Hujan.

semuanya memiliki kerjaan masing masing, dan tentu saja targetnya adalah

“MENYELESAIKAN KERJAAN/TUGAS DENGAN SEBAIK-BAIKNYA”

gitu dech…….

eit…

tunggu dulu…

apa hubungannya ama judul..??

o ya, dari semua elemen pertandingan itu, yang perlu di tinjau kembali tugasnya adalah

SUPORTER dan WASIT

SUPORTER (supporter) seharusnya bertugas

memberikan semangat, tidak memberikan (baca: melempar) botol plastik ke lapangan.

membakar motivasi pemain, tidak membakar barang-barang maupun media promosi sponsor

bernyanyi dengan lantang, tidak mencaci maki orang lain dengan emosi

siap menerima kemenangan dan kekalahan, tidak menerima keputusan dengan main hakim sendiri

WASIT (referee) seharusnya bertugas

menjadi pengadil yang baik

memimpin pertandingan dengan fair

berlaku jujur

tegas

bersih hati

tanpa tendeng aling-aling

tidak seperti saat memimpin pertandingan AREMA vs PKT BONTANG kemaren.

ah..

sudahlah..

untung saat ini saya sedang puasa..

kalau tidak….

mungkin tulisan ini cuman bertuliskan

WASIT JAN**K

Written by justjohan

September 15, 2008 at 8:57 am

Ditulis dalam hari ini, menurutku nech..

Tagged with

4 sehat, 5 semburat

tinggalkan komentar »

Setelah daging glonggongan, sekarang munculah daging ’second’ atau daging ’sampah’ di pasaran. Apa lagi yang bisa kita bayangkan, selain rasa jijik, dan tentu saja semakin konyolnya bangsa indonesia.

Semoga kita tidak pernah lupa, membangun dan membentuk generasi bangsa yang sehat tentu saja menjadi salah satu tujuan pembangunan negara kita dan sudah sewajarnya jika pemerintah benar-benar mengalokasikan ‘perhatian’ lebih kepada hal ini.

Tentu saja dibalik pemikiran yang smart dan cerdas, terdapat tubuh yang sehat dan sebaliknya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat (mensana in corporesano). Yang menjadi perhatian kita saat ini tentu saja, nutrisi apa saja yang merupakan ‘bagian’ untuk membangun badan yang sehat. Tentu saja yang cukup mineral, vitamin, kalsium, karbohidrat dan lain sebagainya.

Dan sekedar untuk diketahui saja, bangsa ini telah membentuk dan mencetap ‘pemikiran sehat’ itu jauh sejak jaman orde baru dahulu kala. Dengan paket yang bisa di sebut ‘4 Sehat, 5 Sempurna’ bangsa ini sudah mencoba menanamkan ‘jiwa’ sehat kepada setiap anggota masyarakat yang ada.

Setelah merdeka lebih dari 50 tahun

Lebih dari 50 tahun kita telah merdeka, dan bangsa kita telah diuji dengan berbagai gejolak perekonomian yang benar-benar terasa efeknya. Dan tentu saja efek terbesar adalah yang dirasakan oleh masyarakat golongan menengah ke bawah. Adanya kenaikan BBM, kenaikan biaya pendidikan, kenaikan biaya tranportasi sungguh makin mengajak bangsa ini untuk semakin mengikat erat pinggang-nya. Dan tentu saja yang paling utama dari berbagai ‘kenaikan’ adalah kenaikan harga bahan pokok.

Ketersediaan makanan dan ‘urusan perut’ adalah hal yang paling vital dalam kehidupan serta urusan yang paling sensitif dalam kehidupan, jadi sudah selayaknya ‘kebutuhan’ ini terpenuhi. Namun tampaknya terjadi ‘kerusakan sistem’ didalam manajemen kebutuhan pokok di bangsa ini.

Hampir tiap tahun, bangsa ini justru mengalami kenaikan harga bahan pokok yang signifikan. Dan (hebatnya,) pemerintah selalu mengungkapnya sebagai ‘tradisi’. Mungkin saja bangsa ini telah kebal dengan ‘tradisi’ harga naik, tapi dibalik itu semua, ini menjadi sesuatu masalah yang ‘besar’ dan memberikan efek bagi kemajuan bangsa ini juga terjadi tanpa kita sadari.
Bangsa ini pernah besar

Setelah merdeka lebih dari 50 tahun ini, bangsa kita telah berhasil menempatkan diri sejajar dengan bangsa maju lain. Olimpiade fisika, Grandmaster catur, Medali emas olimpiade, bahkan sampai profesor termuda di amerika serikat adalah bukti nyata betapa bangsa ini sebenarnya siap menjadi salah satu bangsa yang diperhitungkan. Ditambah dengan ekspor Batu Bara, Gas Alam, dan logam-logam lain dari berbagai pelosok negeri, justru menunjukkan betapa wilayah kaya ini siap mengayomi kehidupan masyarakat diatasnya.
‘bangsa ini pernah besar’ mengutip kata-kata seorang politikus yang sedang giat ‘menjual diri’ untuk maju menjadi calon presiden di pemilu 2009, untuk mengingat kembali adanya program dan proses swasembada pangan di kurun waktu-kurun waktu orde baru yang biasa di kenal dengan repelita, dimana saat itu bangsa ini sedang ‘berlari’ mengikuti program ‘era tinggal landas’ yang menjadi simbol kemajuan bangsa.

Sebuah ‘program’ besar di era Soeharto dengan jangka waktu panjang yang kadang mengajak kita untuk memikirkan kembali apakah langkah kita menyuarakan orde reformasi ini sudah benar. Saat itu, bangsa ini memang ‘makan’ dan ‘kenyang’ sepuasnya. Harga kebutuhan juga dapat ‘diatur’ dengan sihir yang disebut ’subsidi’. Namun tentu saja ada ‘permainan’ tertentu yang akhirnya didobrak oleh orde reformasi yang kita hadapi saat ini.
Hadapi kenyataan saja

Tentu saja kita tidak bisa terus melihat kebelakang dan berharap semua kembali seperti dahulu. Sudah saat nya kita melangkah meski dihadapkan oleh kenyataan yang pahit.

Bulan puasa ini menjadi bulan yang penuh hidayah dan cobaan bagi bangsa kita. Di mulai dari kegagalan panen padi Super Toy yang (katanya) terbaik dari varietas unggulan yang ada, hingga muncullah daging ’sampah’ atau daging ’second’ yang benar-benar menyesakkan pemikiran kita. Bahkan untuk membayangkan saja, pikiran kita mungkin berat, daging sisa konsumsi yang telah dibuang di tempat sampah, diambil kembali dan diolah dengan pengawet serta dijual dengan harga murah untuk dikonsumsi kembali.

Susah memang membayangkan jika ada anggota keluarga kita yang turut mengkonsumsi makanan ini, bukannya makin sehat karena makan daging, namun justru menumpuk bibit racun ditubuh kita. Apa mungkin, prestasi yang tinggi bisa dicapai, atau apa mungkin badan akan mendapatkan nutrisi yang lengkap. Rasanya mimpi menjadi bangsa yang maju dan besar ‘dikubur’ dulu. Nasi bisa diganti dengan jagung atau gandum, sayuran banyak tersedia di negara kita yang subur, buah-buahan melimpah, tapi lauk pauk dan susu sebagai penyempurnanya, tunggu dulu. Harga kedelai naik, tempe dan tahu jadi mahal, mau makan daging, yang tersedia daging ’second’ ini.

Kalau sudah begini, berarti sudah tidak lagi 4 sehat, 5 sempurna, tetapi 4 sehat, 5 semburat.

Written by justjohan

September 15, 2008 at 7:52 am

Ditulis dalam hari ini

Tagged with ,

antara ke’mau’an dan ke’malu’an

tinggalkan komentar »

susah juga menggabungkannya

antara MAU dan MALU…

tanya saja pada hardware dan software tubuhmu, mana yang lebih kuat yang akan menentukan…

MAU….?

atau… nggak ah… MALU….?

Written by justjohan

Juli 29, 2008 at 4:53 am

Ditulis dalam menurutku nech..

Tagged with

sepakbola standart ala indonesia

tinggalkan komentar »

(tulisan ini muncul gara-gara nonton Persib Vs Persija yang berakhir ’standart’…)

.

.

sepakbola sudah menjadi bahasa universal dalam kehidupan kita. Hampir disegala penjuru bumi ini, acara tendang menendang serta bermandi peluh dengan teriakan ‘GOOOLLL’ telah membahana… kompetisi dan pertandingan, pemain, official dan segala sesuatu mengenai sepakbola telah menghabiskan uang yang tak terbatas jumlahnya. Bahkan kompetisi yang sifatnya pertandingan ‘antar-bangsa’ telah dilakukan mulai dari ketinggian minus 5 meter dpl di amsterdam, hingga lebih dari 4000 meter dpl di La Paz. (wuuiihh….puncak gunung semeru kalah tinggi dech..)

..

..

nah, di era modern ini, berbagai varian baru diterbitkan, ada futsal, streetsoccer, sepakbola pantai dsb. namun, tetap intinya, beberapa orang berebut bola yang di-passing dari kaki ke kaki, ato heading menggunakan kepala dan tidak handsball, atau menyentuh tangan… dan semua berujung pada GOOOLLLL dan GOOOOOOOOLLLL….. yaaa, gitu, itulah keindahan ’sepakbola’…

..

..

di indonesia sendiri, sepakbola sudah menjadi nyawa dari olahraga. (selain bulutangkis… tentu saja!!)

semual lapisan masyarakat kita pasti mengenal nama nama beken mulai bambang nurdiansyah, kiper hermansyah, striker mustaqim, kapten team aji santoso, widodo C putro, ponaryo astaman, kurniawan d.w, bambang pamungkas, sampai pemain-pemain masa depan seperti arif suyono dan m.usman. mereka ini dikenali karena kepiawaian mengolah bola kulit yang jadi rebutan 22 orang dilapangan tadi itu..

..

..

nah, merujuk kembali ke judul di atas, ‘SEPAKBOLA STANDART ALA INDONESIA’

apa yang membedakan sepakbola indonesia dengan negara lain?  hahaha.. tidak ada…

ya.. tidak ada yang membedakan…

hanya saja dalam beberapa pertandingan, nyawa pertandingan serasa lebih memanas… yup,pertandingan sepakbola di Indonesia adalah pertandingan harga diri, bahkan pertaruhannya kehormatan..(fuuiihh…) Ini yang membuat semuanya dramatis, penuh intrik, keras, kasar, panas, dan emosional..

sebuah team yang berlaku sebagai tuan rumah dalam suatu pertandingan,seharusnya… secara standart, tidak boleh kalah dengan team ‘tamu’… secara standart, wasit harus mendukung tuan rumah… secara standart, kalah menang yang penting MENANG…:P

secara standart, itu memang indonesia… gak perlu juara dunia untuk jadi jagoan di bidang sepakbola, yang penting tim ‘jagoan’ daerah jadi juara liga… atau…. Gak perlu menang liga juga yang penting musuh ‘bebuyutan’ kalah… atau… bahkan gak perlu menang di suatu pertandingan, yang penting kaki lawan ada yang cidera dan diberi applause suporter kita… (duh..)

o iya, soal suporter nech…., secara standart… wajib bawa air mineral ukuran sedang (botol), biar botolnya bisa buat dilempar ke pemain lawan atau hakim garis.., secara standart… wajib juga memagai sandal yang udah kusut dan jelek, ya sama… biar gak mubazir kalo dilemparkan ke arah lapangan…, secara standart… suporter juga wajib belajar dan mengerti bahasa-bahasa jorok, kasar, rasis dan kotor, demi kepuasan mengolok-olok pemain lawan dan wasit…

yaa..itu sebagian sepakbola standart ala indonesia…

eit, mungkin kalo ada yang membaca tulisan ini bisa diedit dan makin dilengkapi menjadi sebuah buku dengan judul ‘panduan sepakbola standart ala indonesia‘, terima kasih loh yaaa…..

maju terus sepakbola indonesia…(entah sampai kapan…) :D

Written by justjohan

Juli 21, 2008 at 6:15 am

Ditulis dalam menurutku nech..

Tagged with

hari terakhir

tinggalkan komentar »

tenang saja bunda….

gak ada yang berubah…

karena kita anak-anak muda yang pantang menyerah,

kamu..

aku…

kita…

gak ada masalah dengan hari terakhir ini….

Written by justjohan

Juli 2, 2008 at 9:53 am

Ditulis dalam hari ini, menurutku nech..

Tagged with

pagi ini (1)

tinggalkan komentar »

cerita pagi ini dimulai pukul 05.45 WIB…

mendengar desahan matahari yang berangsur terbit dari peraduannya…

aaahh, matahari…..

sungguh bahagia bisa melihatmu terbit dan menghangatkan dunia..

…10 menit…

…20 menit…

…30 menit…

akhirnya aku menikmati sinaranmu tadi pagi :)

hampir 30 menit bersama panasmu, hingga kurasakan badanku menggelepar terbakar..

ahhh…

matahari….

apa jadinya kalo gak ada kamu yaaa??? :(

Written by justjohan

Juni 26, 2008 at 6:36 am

Ditulis dalam hari ini

Tagged with

ngantuk (mode:ON)

tinggalkan komentar »

kalo jam kantor mulai menunjukkan 13.14 WIB…
itu adalah tanda bagi kami, para ‘pemberontak’ kecil untuk menutup mata…

AC di matikan, lampu di padamkan, kursi di turunkan…


sampai nanti saudara-saudara…
zzzz.zzzz.zzzz

Written by justjohan

Juni 25, 2008 at 6:48 am

Ditulis dalam Uncategorized